Home Blog Page 17

Jelang Pemilu Pesan Penting Kadiv Humas Polri Soal Persatuan dalam Pemilu 2024

0

Jelang Pemilu Pesan Penting Kadiv Humas Polri Soal Persatuan dalam Pemilu 2024

Jakarta – Mabes Polri, bersama jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia, telah melakukan pemetaan potensi kerawanan kamtibmas dan geografis sebagai bagian dari persiapan Operasi Mantap Brata 2024. Operasi ini bertujuan untuk mengamankan dan menjamin kelancaran Pemilu 2024 yang akan datang.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, SIK, SH, M.Hum., menjelaskan bahwa pengamanan terhadap potensi kerawanan dalam Operasi Mantap Brata 2024 dilakukan dengan pola preemtif dan preventif yang sangat dikedepankan. “Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat melalui bhabinkamtibmas, patroli perintis presisi, dan asistensi seluruh personel Polri menjadi kunci utama dalam rangka menjaga harkamtibmas,” ujar Irjen Pol Sandi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (11/2/2024).

Irjen Pol Sandi menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat saat ini dapat dipertahankan karena adanya kolaborasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Sejauh ini, langkah-langkah preemtif dan preventif yang diambil oleh Polri telah memberikan dampak positif terhadap kondisi keamanan di masyarakat.

Lebih lanjut, Irjen Pol Sandi menyampaikan bahwa Polri telah diberikan tanggung jawab untuk menjaga keamanan demi mendukung terselenggaranya Pemilu 2024 yang aman, damai, dan bermartabat. Dalam upaya ini, Polri bekerja sama erat dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Pemda, KPU, Bawaslu, dan seluruh elemen masyarakat.

Kadiv Humas Polri juga memberikan imbauan kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Irjen Pol Sandi menekankan pentingnya kerjasama dalam menciptakan suasana yang kondusif menjelang pencoblosan dan hingga terpilihnya kepemimpinan nasional serta anggota legislatif.

“Polri mengucapkan terima kasih kepada semua elemen bangsa yang telah membantu Polri merawat perbedaan preferensi politik masyarakat selama setahun terakhir. Semua ini tetap dilakukan dalam semangat kekeluargaan dengan menjaga toleransi dan semangat kebhinekaan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Irjen Pol Sandi.

Kadiv Humas Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan, memperkuat kembali semangat kebhinekaan, sambil menantikan terpilihnya pemimpin nasional dan wakil-wakil rakyat yang baru. Irjen Pol Sandi mengucapkan terima kasih atas semua masukan dan saran yang diberikan oleh masyarakat kepada Polri selama proses Pemilu 2024.

Terakhir, Kadiv Humas Polri menegaskan bahwa Polri bersama TNI dan seluruh komponen bangsa siap menjaga keamanan selama proses pemilu hingga tuntas. Semua langkah ini diambil untuk memastikan bahwa masyarakat dapat mengikuti Pemilu 2024 dengan tenang dan aman, serta hasilnya dapat mencerminkan kehendak dan keputusan rakyat Indonesia secara demokratis.

 

Kadiv Humas Polri Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Ajak Masyarakat Rawat Kebhinekaan

0

Kadiv Humas Polri Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Ajak Masyarakat Rawat Kebhinekaan

Jakarta – Dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat yang merayakan. Dalam ucapan yang disampaikan, Irjen Pol. Sandi Nugroho mengharapkan kebahagiaan dan kesuksesan menyertai setiap langkah yang diambil dalam perjalanan hidup menuju masa depan yang lebih baik.

Tahun Baru Imlek, yang juga dikenal sebagai perayaan Tahun Baru Lunar, merupakan salah satu momen penting bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia dan di seluruh dunia. Kemeriahan dan semangat perayaan Imlek tidak hanya dirayakan oleh komunitas Tionghoa, tetapi juga diakui dan dihargai oleh beragam lapisan masyarakat Indonesia.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Sandi Nugroho mengajak semua elemen masyarakat untuk merawat kebinekaan yang menjadi salah satu kekayaan budaya Indonesia.

“Semoga bunga kebahagiaan dan kesuksesan mekar dalam hidup dan menambah keharuman yang indah untuk masa depan,” ucap Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Sandi Nugroho menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.

“Mari kita merekatkan kebangsaan serta menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia dalam rangka mewujudkan pemilu yang aman, damai, sejuk, dan bermartabat,” tambahnya.

Irjen Pol. Sandi Nugroho juga menekankan pentingnya kesadaran akan keamanan dalam merayakan perayaan Tahun Baru Imlek. Meskipun perayaan Imlek seringkali diwarnai dengan kegembiraan dan kebersamaan, namun tetap dibutuhkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengamanan, Polri telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung dengan aman dan damai bagi semua pihak yang merayakannya. Seluruh personel kepolisian tersebar di berbagai titik strategis untuk memantau situasi keamanan dan memberikan bantuan jika diperlukan.

Ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili dari Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., tidak hanya menjadi ungkapan kebahagiaan, tetapi juga menjadi semangat untuk menjaga persatuan, keamanan, dan keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga semangat kebersamaan terus menguat dan membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan harmonis.

Selamat Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili!

 

 

Ini 8 Hikmah di Balik Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad

0

Ini 8 Hikmah di Balik Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad

Memasuki akhir bulan rajab umat Islam akan memperingati Isra’ Mi’raj. Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini jatuh pada tanggal 8 Februari 2024, bertepatan pada 27 Rajab 1445. Isra’ Mi’raj mengandung sejumlah hikmah yang sangat dalam yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Berikut 8 hikmah di balik peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad, sebagaimana dikutip dari artikel NU Online berjudul Membaca Kembali Sejumlah Hikmah di Balik Isra’ Mi’raj:

1.  Ajaran untuk bersikap tawadhu

j Sebagaimana tersebut dalam ayat pertama surat Al-Isra’, yang mengisahkan peristiwa Isra’ Mi’raj, kata yang digunakan untuk menyebut Nabi Muhammad adalah ‘abdun yang berarti hamba. Penyebutan kata ‘abdun dalam ayat tersebut menunjukkan bahwa derajat kehambaan di sisi Allah memiliki nilai yang sangat tinggi. Asal mula penyebutan ‘abdun berawal ketika Nabi Muhammad saw diberikan pilihan oleh Allah melalui Malaikat Jibril, untuk memilih ingin menjadi nabi sekaligus raja atau menjadi nabi sekaligus hamba.  Kemudian Nabi lebih memilih menjadi hamba yang mengabdi kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa status kehambaan merupakan derajat paling agung di sisi Allah.

2. Pembekalan dakwah untuk Rasulullah

Isra’ Mi’raj menjadi salah satu pembekalan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad dalam menempuh perjalananan dakwahnya. Sebagaimana diketahui bahwa sejak lahir, Nabi Muhammad telah banyak mendapatkan kesedihan, yang tak lain adalah pembekalan dari Allah untuk mengasah ketangguhannya.  ad Bahkan setelah Isra’ Mi’raj, tepatnya pascahijrah ke Madinah, hambatan dakwah Rasulullah lebih berat. Peristiwa perang badar, perang uhud, perang mu’tah, dan perang-perang lainnya adalah fakta sejarah bahwa perjuangan dakwah Nabi periode Madinah penuh tantangan dan berliku.

3. Teguh memegang prinsip dan menyampaikan kebenaran Hal itu yang diajarkan Nabi Muhammad sepulang Isra’ Mi’raj. Saat pagi setelah malam Isra’ Mi’raj, Nabi mengabarkan peristiwa yang baru dialaminya ke penduduk Makkah. Praktis, banyak orang yang tidak percaya dengan kabar yang dinilai tidak masuk akal itu. Hal ini menunjukkan bahwa kebenaran harus tetap disampaikan, meskipun banyak mendapat penolakan.
Meski begitu, Nabi tetap menyampaikan kabar peristiwa Isra’ Mi’raj yang dialaminya dengan terus terang sekalipun harus dibalas dengan cacian dan ejekan dari orang-orang musyrik. Nabi Muhammad pernah bersabda, “Katakanlah kebenaran walau pahit.”

4. Menerima pendapat orang lain

Peristiwa Isra’ Mi’raj mengajarkan bahwa umat Islam wajib menerima pendapat, ajaran, dan masukan dari seseorang dengan tidak melihat dari tua-mudanya usia, tinggi rendah pangkat/jabatannya, atau tinggi rendahnya pendidikan formal. Tetapi dengan catatan, pendapat atau masukan itu adalah kebenaran dan mengandung keteladanan.  Saat peristiwa Isra’ Mi’raj, Nabi Muhammad menjadi imam shalat bagi nabi-nabi terdahulu. Ini bukti bahwa mereka tunduk dan mengikuti risalah Nabi Muhammad.

5. Melihat keistimewaan Masjidil Aqsa Dalam perjalanan Isra’, Masjidil Aqsa yang berada di Palestina itu menjadi tempat tujuan Nabi, sebelum akhirnya Mi’raj atau naik ke Sidratul Muntaha. Ini merupakan indikasi betapa mulianya masjid tersebut. Bahkan masjid ini pernah menjadi kiblat shalat sebelum akhirnya berganti Kakbah. Pahala shalat di Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) 500 kali lipat dibanding masjid biasa.

6. Makanlah makanan yang baik dan halal

Nabi Muhammad mengajarkan untuk mengonsumsi makanan yang baik lagi halal. Ketika Nabi Muhammad diberi pilihan antara air susu dan khamr saat Mi’raj, Nabi lebih memilih susu. Kemudian Malaikat Jibril berkata, “Engkau telah diberi hadiah kesucian.” Ini sebagai isyarat bahwa Islam adalah agama suci (fitrah).

7. Pentingnya menjaga shalat Malam

Isra’ Mi’raj merupakan waktu disyariatkannya shalat lima waktu secara langsung, tanpa melalui perantara Malaikat Jibril, sebagaimana syariat-syariat lainnya. Ini menunjukkan betapa shalat memiliki kedudukan sangat penting bagi umat Islam.

8. Pemantapan level keyakinan

Nabi saw Sebelum Mi’raj, Nabi Muhammad hanya mendengar informasi terkait surga, neraka, dan hal-hal ghaib lainnya melalui wahyu. Ini namanya ‘ilmul yaqin, Nabi mengimaninya tapi belum melihat langsung.  Ketika Mi’raj, Nabi Muhammad melihat langsung dengan mata kepalanya sendiri. Ini namanya ‘ainul yaqin. Ketika seseorang sudah sampai pada ‘ainul yaqin, maka kemantapan atas apa yang diyakininya semakin kuat. Demikian sejumlah hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa Isra’ Mi’raj.

Ini 8 Hikmah di Balik Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad

0

Ini 8 Hikmah di Balik Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad

Memasuki akhir bulan rajab umat Islam akan memperingati Isra’ Mi’raj. Peringatan Isra’ Mi’raj kali ini jatuh pada tanggal 8 Februari 2024, bertepatan pada 27 Rajab 1445. Isra’ Mi’raj mengandung sejumlah hikmah yang sangat dalam yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Berikut 8 hikmah di balik peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad, sebagaimana dikutip dari artikel NU Online berjudul Membaca Kembali Sejumlah Hikmah di Balik Isra’ Mi’raj:

1.  Ajaran untuk bersikap tawadhu

j Sebagaimana tersebut dalam ayat pertama surat Al-Isra’, yang mengisahkan peristiwa Isra’ Mi’raj, kata yang digunakan untuk menyebut Nabi Muhammad adalah ‘abdun yang berarti hamba. Penyebutan kata ‘abdun dalam ayat tersebut menunjukkan bahwa derajat kehambaan di sisi Allah memiliki nilai yang sangat tinggi. Asal mula penyebutan ‘abdun berawal ketika Nabi Muhammad saw diberikan pilihan oleh Allah melalui Malaikat Jibril, untuk memilih ingin menjadi nabi sekaligus raja atau menjadi nabi sekaligus hamba.  Kemudian Nabi lebih memilih menjadi hamba yang mengabdi kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa status kehambaan merupakan derajat paling agung di sisi Allah.

2. Pembekalan dakwah untuk Rasulullah

Isra’ Mi’raj menjadi salah satu pembekalan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad dalam menempuh perjalananan dakwahnya. Sebagaimana diketahui bahwa sejak lahir, Nabi Muhammad telah banyak mendapatkan kesedihan, yang tak lain adalah pembekalan dari Allah untuk mengasah ketangguhannya.  ad Bahkan setelah Isra’ Mi’raj, tepatnya pascahijrah ke Madinah, hambatan dakwah Rasulullah lebih berat. Peristiwa perang badar, perang uhud, perang mu’tah, dan perang-perang lainnya adalah fakta sejarah bahwa perjuangan dakwah Nabi periode Madinah penuh tantangan dan berliku.

3. Teguh memegang prinsip dan menyampaikan kebenaran Hal itu yang diajarkan Nabi Muhammad sepulang Isra’ Mi’raj. Saat pagi setelah malam Isra’ Mi’raj, Nabi mengabarkan peristiwa yang baru dialaminya ke penduduk Makkah. Praktis, banyak orang yang tidak percaya dengan kabar yang dinilai tidak masuk akal itu. Hal ini menunjukkan bahwa kebenaran harus tetap disampaikan, meskipun banyak mendapat penolakan.
Meski begitu, Nabi tetap menyampaikan kabar peristiwa Isra’ Mi’raj yang dialaminya dengan terus terang sekalipun harus dibalas dengan cacian dan ejekan dari orang-orang musyrik. Nabi Muhammad pernah bersabda, “Katakanlah kebenaran walau pahit.”

4. Menerima pendapat orang lain

Peristiwa Isra’ Mi’raj mengajarkan bahwa umat Islam wajib menerima pendapat, ajaran, dan masukan dari seseorang dengan tidak melihat dari tua-mudanya usia, tinggi rendah pangkat/jabatannya, atau tinggi rendahnya pendidikan formal. Tetapi dengan catatan, pendapat atau masukan itu adalah kebenaran dan mengandung keteladanan.  Saat peristiwa Isra’ Mi’raj, Nabi Muhammad menjadi imam shalat bagi nabi-nabi terdahulu. Ini bukti bahwa mereka tunduk dan mengikuti risalah Nabi Muhammad.

5. Melihat keistimewaan Masjidil Aqsa Dalam perjalanan Isra’, Masjidil Aqsa yang berada di Palestina itu menjadi tempat tujuan Nabi, sebelum akhirnya Mi’raj atau naik ke Sidratul Muntaha. Ini merupakan indikasi betapa mulianya masjid tersebut. Bahkan masjid ini pernah menjadi kiblat shalat sebelum akhirnya berganti Kakbah. Pahala shalat di Baitul Maqdis (Masjidil Aqsa) 500 kali lipat dibanding masjid biasa.

6. Makanlah makanan yang baik dan halal

Nabi Muhammad mengajarkan untuk mengonsumsi makanan yang baik lagi halal. Ketika Nabi Muhammad diberi pilihan antara air susu dan khamr saat Mi’raj, Nabi lebih memilih susu. Kemudian Malaikat Jibril berkata, “Engkau telah diberi hadiah kesucian.” Ini sebagai isyarat bahwa Islam adalah agama suci (fitrah).

7. Pentingnya menjaga shalat Malam

Isra’ Mi’raj merupakan waktu disyariatkannya shalat lima waktu secara langsung, tanpa melalui perantara Malaikat Jibril, sebagaimana syariat-syariat lainnya. Ini menunjukkan betapa shalat memiliki kedudukan sangat penting bagi umat Islam.

8. Pemantapan level keyakinan

Nabi saw Sebelum Mi’raj, Nabi Muhammad hanya mendengar informasi terkait surga, neraka, dan hal-hal ghaib lainnya melalui wahyu. Ini namanya ‘ilmul yaqin, Nabi mengimaninya tapi belum melihat langsung.  Ketika Mi’raj, Nabi Muhammad melihat langsung dengan mata kepalanya sendiri. Ini namanya ‘ainul yaqin. Ketika seseorang sudah sampai pada ‘ainul yaqin, maka kemantapan atas apa yang diyakininya semakin kuat. Demikian sejumlah hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa Isra’ Mi’raj.

Kepala Divisi Humas Polri Beserta Staf dan Bhayangkari
Mengucapkan

Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

8 Februari
1445 H / 2024 M

Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.
Ny. Eka Sandi Nugroho

HOEGENG AWARDS 2024!

0

HOEGENG AWARDS 2024!

Pendaftaraan Hoegeng Awards 2024 telah dibuka. Program ini merupakan ajang penghargaan dan apresiasi kepada personel Polri teladan dimanapun berada. Dibuka sejak 26 Januari hingga 27 Maret 2024. Daftarkan Polisi berdedikasi pilihan kamu di link berikut https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfdWbBtJPDJyN_-V-udVLZ7ZT_Prto5iBpTgoleowjTF_cMWg/viewform.

Polri Gelar Hoegeng Awards 2024 , Mau Usulkan Nama Polisi Terbaik? Ini Mekanisme Seleksi Hoegeng Awards 2024

0

Polri Gelar Hoegeng Awards 2024 , Mau Usulkan Nama Polisi Terbaik? Ini Mekanisme Seleksi Hoegeng Awards 2024

Masyarakat umum bisa mengusulkan sosok polisi teladan atau terbaik agar mendapat Hoegeng Awards 2024.

Usulan masyarakat dalam ajang penghargaan bagi Polisi teladan tersebut dibuka melalui mekanisme seleksi yang disediakan.

Bagi pengusul, perlu diingat pendaftaran para kandidat telah dibuka dari 26 Januari dan akan berakhir hingga 27 Maret 2024.

Dalam Hoegeng Award 2024 ini, ada 5 kategori yang disediakan yakni Polisi Berintegritas, Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Pelindung Perempuan dan Anak, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

“Polri kembali menggelar Hoegeng Awards 2024 untuk mencari sosok Polisi teladan yang mewarisi kejujuran dan nilai luhur alm. Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,” ungkap Kapolri dalam akun instagramnya @listyosigitprabowo, Senin 29 Januari 2024.

Kapolri mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk segera mendaftarkan Polisi terbaik di sekitarnya dan mengikuti mekanisme seleksi agar dapat memperoleh anugerah penghargaan atas dedikasi dan integritas dalam melaksanakan tugas Kepolisian.

“Melalui Hoegeng Awards 2024, semoga kedepan Polri menjadi institusi yang semakin tegas, humanis dan merakyat,” ujar Kapolri.

Melalui ajang ini, Polri mengajak masyarakat untuk turut serta berpartisipasi dalam mengusulkan kandidatnya sebagai upaya pencarian sosok Polisi teladan yang dicintai.

Masyarakat bisa mengisi di formulir online

(https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSfdWbBtJPDJyN_-V-udVLZ7ZT_Prto5iBpTgoleowjTF_cMWg/viewform) yang disediakan detik.com.

Masyarakat berhak mengajukan identitas polisi sebagai kandidat penerima Hoegeng Awards 2024 dengan mengikuti mekanisme yang ada.

Berikut mekanisme seleksi Hoegeng Awards 2024:

1. Daftarkan anggota polisi di sekitarmu yang dinilai patut menjadi kandidat penerima Hoegeng Awards 2024 dengan mengisi gform.

2. Isi identitas diri kamu selaku pengusul berupa nama lengkap, alamat email dan nomor seluler yang bisa dihubungi.

3. Isi juga identitas Polisi yang kamu ajukan sebagai kandidat penerima Hoegeng Awards 2024. Selain nama, informasi pangkat dan tempat berdinas polisi tersebut akan sangat berguna. Jika memungkinkan, sertakan pula foto dan video.

4. detik.com akan menvalidasi informasi polisi kandidat penerima Hoegeng Awards yang kamu daftarkan. Informasi yang telah divalidasi akan diberitakan secara selektif.

5. Anggota polisi yang telah didaftarkan pembaca akan diseleksi menjadi 15 besar. Proses seleksi akan melibatkan Dewan Pakar yang terdiri dari tokoh masyarakat hingga institusi-institusi kredibel di luar Polri.

6. Aspek yang dinilai dalam proses seleksi di antaranya adalah integritas dan dampak kepada masyarakat.

 

7. 15 Besar polisi hasil seleksi Dewan Pakar akan dibuatkan profil dan dilakukan uji publik di detik.com.

8. Dari 15 besar tersebut, akan disaring menjadi 5 penerima penghargaan Hoegeng Awards 2024.

9. Penerima penghargaan Hoegeng Awards 2024 akan diumumkan pada Juli 2024

 

Perkuat Sinergitas Kadiv Humas Polri Sambut Hangat Kunjungan Kapuspen TNI

0

Perkuat Sinergitas Kadiv Humas Polri Sambut Hangat Kunjungan Kapuspen TNI

Pada Kamis (25/1), suasana hangat memenuhi Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta, ketika Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyambut kunjungan istimewa dari Kapuspen TNI Mayjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc., beserta jajarannya. Kunjungan ini menandai langkah konkrit dalam mempererat sinergitas antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengintensifkan kerjasama, terutama antara Divisi Humas Polri dan Puspen TNI. Fokus utama kolaborasi ini adalah memberikan informasi, edukasi, dan literasi kepada masyarakat guna menjadikan mereka sebagai “cooling system” yang dapat meredakan ketegangan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, dengan tulus mengungkapkan apresiasinya atas kunjungan ini, menyatakan keyakinannya bahwa kerjasama erat antara dua lembaga ini akan memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas keamanan selama proses pemilihan umum. Mereka sepakat bahwa Pemilu 2024 harus menjadi momentum yang aman dan damai bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kedua belah pihak juga berkomitmen untuk mengoptimalkan peran Divisi Humas Polri dan Puspen TNI dalam memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat. Informasi, edukasi, dan literasi yang disampaikan diharapkan dapat menciptakan pemilih yang cerdas, kritis, dan memahami proses demokrasi. Hal ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama TNI dan Polri untuk menciptakan lingkungan yang kondusif menjelang Pemilu.

Dengan semangat kerjasama yang tinggi, kunjungan ini bukan hanya sekadar pertemuan formal antar pejabat, tetapi juga simbol dari tekad bersama untuk menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa melalui proses demokrasi yang berkualitas. Pemilu 2024 diharapkan menjadi landasan bagi kehidupan berdemokrasi yang lebih matang dan berkelanjutan bagi Indonesia.

 

 

Kadiv Humas Polri Ajak Bijak Bermedia Sosial

0

Kadiv Humas Polri Ajak Bijak Bermedia Sosial

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., mengumumkan bahwa Polri, melalui jajaran Direktorat Siber Bareskrim Polri bekerja sama dengan Polda Jawa Timur, telah berhasil mengamankan pelaku ancaman penembakan terhadap salah satu calon presiden yang tersebar di media sosial.

Ancaman tersebut, yang pertama kali terdeteksi oleh tim ahli siber Polri, menciptakan kekhawatiran akan potensi ancaman terhadap keamanan negara. Irjen Sandi Nugroho menyampaikan bahwa pelaku berhasil diidentifikasi dan diamankan oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri dengan kerjasama dari Polda Jawa Timur. Identitas pelaku masih dirahasiakan demi menjaga proses penyelidikan dan keamanan terkait.

Menurut Kadiv Humas Polri, pelaku ancaman penembakan ini akan dijerat dengan Pasal 29 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Tahun 2023. Pasal tersebut menegaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi atau dokumen elektronik yang mengandung ancaman kekerasan terhadap seseorang atau kelompok orang dapat dikenakan pidana dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara atau denda hingga Rp 750 juta, sebagaimana diatur dalam Pasal 45B UU ITE Tahun 2016.

Irjen Sandi Nugroho menekankan bahwa ancaman terhadap calon presiden, terlepas dari bentuknya, tidak dapat ditoleransi.

Polri dengan tegas akan menindak tegas siapapun yang berupaya mengancam keamanan dan ketertiban melalui media sosial atau saluran komunikasi digital lainnya,” ujar Irjen Sandi Nugroho.

Selain itu, Kadiv Humas Polri juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan digital yang aman dan kondusif. Jangan terprovokasi oleh informasi atau konten yang dapat merugikan dan merusak persatuan bangsa,” tambahnya.

Keberhasilan Polri dalam mengatasi ancaman tersebut menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menghadapi fenomena ancaman digital. Kepada masyarakat, Polri mengajak untuk selalu melaporkan segala bentuk ancaman atau aktivitas mencurigakan melalui kanal pengaduan yang telah disediakan.

Dengan keberhasilan ini, Polri berharap dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menegaskan bahwa kejahatan di dunia maya tidak akan luput dari perhatian dan penindakan hukum. Ancaman terhadap integritas calon presiden atau siapapun, baik di dunia nyata maupun maya, akan tetap dihadapi dengan serius demi menjaga kedamaian dan keamanan negara.

Lantik Pejabat Baru, Kadiv Humas Tekankan Sinergi Hadapi Tantangan

0

Lantik Pejabat Baru, Kadiv Humas Tekankan Sinergi Hadapi Tantangan

Divisi Humas Polri
Jakarta. Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kenaikan pangkat (korps rapor).

Sejumlah pejabat utama yang dilantik dan sertijab adalah Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) dari Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan kepada Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Kemudian, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) dari Brigjen. Pol. Nurul Azizah kepada Kombes. Pol. Erdi Ardi Chaniago.

Kepala Biro PID dari Brigjen. Pol. Moh. Hendra Suhartiyono kepada Brigjen. Pol. Tjahyono Saputra. Lalu, penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Brigjen. Pol. Komang Sandi Arsana.

“Terima kasih kepada pejabat lama Divhumas yang telah memberikan kinerja terbaiknya dalam pelaksanaan tugas untuk meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan selamat bertugas semoga diberikan kesuksesan dan kelancaran dalam berdinas,” jelas Kadiv Humas, Rabu (3/1/24).

 

Survei Litbang Kompas: Pengawasan Internal Berjalan Apik, 87,8% Masyarakat Puas Kinerja Polri

0

Survei Litbang Kompas: Pengawasan Internal Berjalan Apik, 87,8% Masyarakat Puas Kinerja Polri

Survei Litbang Kompas menunjukan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri mencapai 87,8%. Dari survei tersebut, sembilan dari sepuluh responden sepakat untuk menyatakan puas terhadap pelayanan yang dihadirkan Polri kepada masyarakat.

“Secara rata-rata, tak kurang 87,8% publik menyatakan puas atas kinerja yang ditunjukkan oleh Polri. Kinerja Polri dalam melayani publik mendapatkan apresiasi paling tinggi,” tulis survei Litbang Kompas, dikutip Selasa (26/12/2023).

Dalam survei tersebut juga dijelaskan, tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas) dinilai sangat positif oleh publik. Lebih dari 89% responden sepakat menyatakan puas dengan upaya Polri dalam menjaga kamtibmas.

Untuk penegakan hukum yang dilakukan Polri, empat dari lima responden menilai sangat puas.

Sementara, untuk pelayanan pengaduan masyarakat mendapat angka kepuasan 68,7%. Masyarakat menyatakan, pengaduan dapat dilakukan dengan mendatangi langsung kantor polisi. Namun, 16,8% responden memilih melakukan pengaduan lewat media sosial.

“Dalam model jawaban multiple response, selain datang langsung ke kantor polisi, sekitar seperlima bagian responden menjawab pengaduan dapat melalui layanan call center Polri,” ujar penjelasan hasil survei.

Dari hasil survei Litbang Kompas itu, secara keseluruhan menunjukan bahwa evaluasi kinerja Polri mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Hal itu menunjukkan bahwa komitmen Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk menghadirkan personel yang profesional telah terealisasi.

“Apa yang terefleksi dalam kinerja yang ditunjukkan oleh Polri tersebut juga semestinya menjadi bentuk konfirmasi bahwa upaya pembenahan, termasuk pengawasan melekat dalam internal institusi, telah berjalan apik,” jelas survei tersebut.

Lebih lanjut hasil survei juga menjelaskan pengawasan yang dilakukan dalam rangka mencegah dan menindaklanjuti pelanggaran oleh anggota polisi telah terbukti dilakukan secara konsisten. Salah satunya dapat tecermin dari pelayanan aduan masyarakat yang dihadirkan.

Layanan pengaduan pelanggaran anggota memang masih perlu diperbaiki. Respons pengaduan serta kemudahan akses layanan aduan mendapat sorotan paling tinggi, masing-masing dari sekitar dua perlima bagian responden masyarakat. Selain itu, ada sepertiga bagian publik lainnya yang berharap ada perbaikan dari sisi transparansi proses pengaduan.

“Dalam hal ini, selain kemudahan akses di awal proses pengaduan, publik tampaknya juga mengharapkan proses berjalannya pengaduan dapat terus terinformasi dengan baik secara terbuka. Sekalipun demikian, secara umum apresiasi publik tergolong tinggi, mencapai tak kurang dari 85 persen responden menyatakan puas terhadap layanan pengaduan pelanggaran anggota Polri,” ungkapnya.

Survei masyarakat ini dilakukan secara tatap muka pada 22 Oktober-15 November 2023. Survei dilakukan terhadap 100 responden untuk setiap wilayah Polda dengan total keseluruhan 3.400 responden masyarakat umum menunjukkan capaian sangat positif bagi kinerja Polri.