Isi MPLS, Kadiv Humas Ajak Siswa SMA Hindari Judi Online
Jakarta. Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho mengajak para siswa sekolah untuk menghindari judi online (judol). Hal itu disampaikan saat mengisi materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan.
“Judi online menjadi salah satu yang menggiurkan karena menawarkan dengan keuntungan besar, dengan kemudahan, dan ada pengaruh psikologinya dengan membuat ketagihan, oleh karenanya harus kita antisipasi bersama,” ujar Irjen Pol. Sandi, Selasa (15/7/25).
Menurutnya, pergaulan di media sosial juga menjadi salah satu tantangan yang perlu diantisipasi di masa mendatang. Oleh karenanya, harus bijak dalam menggunakannya.
“Di dunia maya kita ngga kenal siapa orangnya, tidak tahu kopi daratnya, bisa bergaul sama yang lebih muda atau yang lebih tua, kita tidak tahu. Karena identitasnya belum tentu benar,” jelas Irjen Pol. Sandi.
Disampaikan Irjen Pol. Sandi, para Siswa SMA Labschool Kebayoran pun diharapkan bekerja keras untuk menggapai cita-cita. Belajar dengan giat, ujarnya, menjadi salah satu ikhtiar untuk mewujudkan cita-cita tersebut.
Sebelumnya, Kadivhumas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengisi kuliah umum di kalangan Siswa SMA Labschool Kebayoran. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus bentuk tindakan preemtif yang dilakukan Polri.
Menurut Irjen Pol. Sandi, puncak bonus demografi yang akan dirasakan Indonesia harus dipersiapkan dengan matang. Oleh karenanya, seluruh siswa termasuk di SMA Labschool harus menjadi bagian dari agen perubahan bangsa sejak saat ini.
“Maka dari itu dengan adanya bonus demografi nanti, itu menjadi persiapan buat adik-adik sekalian. Kalau saat ini rata-rata usianya 15 tahun, mungkin nanti 2030 di usia 20 tahun, berarti di 2045 usianya 35 tahun dan kita-kita ini sudah pensiun,” ujar Kadiv Humas, Selasa (15/7/25).
Nugraha Sakanti Jadi Kado Spesial Divisi Humas dan Irjen Sandi
Jakarta. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo atas tanda kehormatan Nugraha Sakanti yang diberikan kepada Divisi Humas Polri. Penghargaan ini menjadi spesial karena diberikan bersamaan dengan hari ulang tahun Irjen Pol. Sandi yang juga bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas hadiah penghargaan Nugraha Sakanti yang diberikan kepada Divisi Humas Polri. Terima kasih juga kepada Bapak Kapolri atas bimbingan dan arahan yang diberikan kepada kami. Penghargaan ini tidak hanya sekadar hadiah bagi Divisi Humas Pori, tetapi juga bagi saya pribadi di hari ulang tahun yang bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-79 ini,” jelas Irjen Pol. Sandi dalam keterangannya, Rabu (2/7/2025).
Irjen Pol. Sandi menyampaikan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi jajaran Divisi Humas Polri untuk terus memberikan inovasi terbaik. Divisi Humas Polri dipastikan akan terus berkontribusi memajukan institusi dan negeri.
“Penghargaan ini juga bukan akan menjadikan kami berpuas diri, tetapi menjadi pemicu untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya memberikan inovasi demi memajukan Polri ke depannya,” ungkap Kaduv Humas.
Diketahui, Irjen Pol. Sandi merupakan perwira tinggi Polri yang lahir pada 1 Juli 1973. Ia juga peraih Adhi Makayasa 1995.
Dalam jenjang kariernya, ia pernah menjabat Kapolres Bandung, Jawa Barat pada 2012. Setahun kemudian, Irjen Pol. Sandi dirotasi ke Polda Metro Jaya sebagai Wadirreskrimsus.
Ia juga juga pernah menjabat Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri pada 2015 dan Kasubdit | Dittipideksus Bareskrim Polri pada 2016. Irjen Pol. Sandi kemudian diangkat menjadi Kapolrestabes Medan pada 2016.
Tiga tahun kemudian, Irjen Pol. Sandi ditunjuk menjadi Kapolrestabes Surabaya. Pada 2020, ia menduduki jabatan bintang satu yaitu sebagai Karo Jianstra SDM Polri.
Jabatan Kadiv Humas Polri kemudian diemban Irjen Pol. Sandi sejak 2023. Petinggi Polri yang lahir di Jawa Tengah ini memang diketahui memiliki prestasi cemerlang, bahkan IPK 4.0 saat menyabet gelar Doktoral di Universitas Sumatera Utara.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja di jajaran Polri dalam upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Penghargaan itu diberikan sebagaimana Keputusan Presiden Nomor 49 TK Tahun 2025.
“Menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada kesatuan di lingkungan kepolisian sebagai penghargaan atas jasanya di bidang tugas kepolisian yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara,” bunyi ketetapan Presiden Prabowo yang dibacakan saat upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/25).
Satker yang mendapatkan penghargaan Nugraha Sakanti adalah Itwasum, Baintelkam, SSDM, Divisi Humas, Propam, Polda Aceh, dan Polda Sumatera Selatan.
Puncak Peringatan Hari Bhayangkara, Divisi Humas Gelar Khatam Qur’an 79 Kali
Jakarta. Divisi Humas Polri menyelenggarakan kegiatan 79 kali khatam Al’Quran bertepatan dengan HUT Bhayangkara Ke-79. Khataman digelar di Masjid Divhumas Polri dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengatakan, Hari Bhayangkara tahun ini diwarnai dengan berbagai tradisi, salah satunya dalam aspek pembinaan rohani. Kegiatan ini pun dipimpin oleh Ust. H. Ali Kholidin, S.Q., M.Ag.
“Divisi Humas Polri ambil bagian dalam khataman yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini,” ujarnya, Selasa (1/7/25).
Irjen Pol. Sandi menjelaskan, khatam Al’quran adalah bentuk syukur dan doa bersama untuk kemajuan Polri serta keselamatan bangsa.
“Khatam Qu’ran diikuti oleh 79 Tahfidz dari PTIQ, para santri Daarul Qur’an dan personel Divhumas Polri sebanyak 45 personil dilaksanakan dengan khusyuk dan penuh semangat spiritual,” jelas Kadivhumas.
Melalui kegiatan ini, ujar Irjen Pol. Sandi, Divhumas Polri berharap dapat memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Selain itu, menanamkan semangat kebajikan di lingkungan Polri dalam mewujudkan Polri yang Presisi dan humanis.
Ustadz Adi Hidayat (UAH) pun memimpin doa dalam Upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Lapangan Silang Monas, hari ini. Dalam doanya memanjatkan syukur ke hadirat Allah, Tuhan yang Maha Esa. UAH mendoakan Polri terus hadir untuk berdedikasi ke negara.
“Ya Allah ya Tuhan kami, kami berkumpul, bermunajat menengadah, bergembira untuk memuji dan bersyukur kepada-Mu, atas segala anugerah nikmat yang tiada terkira, khususnya engkau menghadirkan Polri yang telah 79 tahun berdedikasi untuk negara kami Indonesia tercinta,” ujarnya.
Presiden Hadiahi Penghargaan Nugraha Sakanti Kepada Divisi Humas Polri dan Enam Satker Lainnya
Jakarta. Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja di jajaran Polri dalam upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Penghargaan itu diberikan sebagaimana Keputusan Presiden Nomor 49 TK Tahun 2025.
“Menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada kesatuan di lingkungan kepolisian sebagai penghargaan atas jasanya di bidang tugas kepolisian yang bermanfaat bagi kepentingan bangsa dan negara,” bunyi ketetapan Presiden Prabowo yang dibacakan saat upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-79 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/7/25).
Satker yang mendapatkan penghargaan Nugraha Sakanti adalah Itwasum, Baintelkam, SSDM, Divisi Humas, Propam, Polda Aceh, dan Polda Sumatera Selatan.
Presiden Prabowo juga mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 50/TK/Tahun 2025 mengenai tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya dianugerahkan ke tiga anggota Polri yang dinilai menunjukkan kebijaksanaan dan ketabahan luar biasa melebihi panggilan tugas. Mereka yang dapat penghargaan tersebut yaitu Kapolres Kota Besar (Kombes Pol) Leonard Marojahan Sinambela, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rina Lestari, serta Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Didik Darmanto. Ketiganya dianggap memberi sumbangsih penting untuk kemajuan dan pengembangan Polri juga menjalankan tugas tanpa catatan pelanggaran selama masa dinas.
Presiden Prabowo kemudian mengimbau seluruh anggota kepolisian agar profesional dalam menjalankan tugasnya dan menjadi polisi yang bersih serta membela rakyat. Hal itu disampaikan saat menghadiri Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara yang berlangsung di Pelataran Monumen Nasional, Jakarta.
“Bangsa dan negara kita membutuhkan kepolisian yang tangguh, unggul, bersih, dan dicintai rakyat. Polisi yang berada di tengah rakyat, membela rakyat, melindungi rakyat, khususnya mereka yang paling lemah, paling tertindas, dan paling miskin,” jelas Presiden Prabowo, Selasa (1/7/25).
Diketahui, penganugerahan Nugraha Sakanti ini diterima langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho dan enam pemimpin Satker lainnya. Divisi Humas Polri sendiri telah memberikan kontribusi nyata untuk memajukan institusi dan bangsa Indonesia melalui transparansi serta penyebarluasan informasi.
Divisi Humas Polri pun memiliki pataka Sahityadharma Narawata yang bermakna sebagai Tugas untuk menyampaikan kebaikan sebagai tanggung jawab moral untuk menguatkan citra institusi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tugas tugas Kepolisian. Atas hal itu, segala kerja-kerja Divisi Humas Polri selalu dipegang teguh demi menjadi garda terdepan penyebaran informasi.
Di masa kepemimpinan Irjen Pol. Sandi Nugroho, Divisi Humas Polri pun telah melakukan banyak transformasi dan inovasi. Beberapa di antaranya adalah Portal Humas Polri Presisi, Perkap Kehumasan, Police Tube dan Humas Pintar Presisi Polri yang baru saja dicetuskan.
Beberapa inovasi itu diluncurkan menjelang Hari Bhayangkara ke-79 dan bertujuan guna menyampaikan kebaikan Polri serta memuliakan profesi kepolisian. Berbagai transformasi dan inovasi pun dipastikan akan terus digaungkan demi kemajuan Polri Untuk Mewujudkan Asta Cita dan mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo pun mengakui pelaksanaan tugas Polri belum sepenuhnya sempurna. Oleh karena itu, Polri akan terus melakukan perbaikan diri dan inovasi.
“Polri berkomitmen untuk selalu berpegang pada keyakinan bahwa setiap kritik dan saran dari masyarakat adalah wujud dukungan dan energi bagi kami agar terus tumbuh, beradaptasi, serta melakukan pembenahan yang berkelanjutan demi satu tujuan mulia, menghadirkan sosok Polri untuk masyarakat,” jelas Kapolri.
Policetube Divisi Humas Polri Perkuat Komunikasi Digital
Jakarta – Divisi Humas Polri resmi mencanangkan Policetube, inovasi komunikasi publik secara digital. Divisi Humas Polri menggandeng PT Digital Unggul Gemilang untuk mengembangkan Policetube. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan antara Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho dan Direktur Utama PT Digital Unggul Gemilang, Vini Septiana. Kerja sama ini berupa pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan platform Policetube.
“Kehadiran Policetube ini diharapkan akan mengukir sejarah dan membawa harapan besar bagi pelaksanaan kehumasan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ungkap Sandi, Senin (23/6/2025).
: Kapolri Beri Penghargaan Pembangunan Zona Integritas WBK ke Divisi Humas Polri Sandi menyampaikan kerja sama ini merupakan potensi quantum leap atau lompatan besar bagi Polri dalam penyebaran kebaikan kepolisian, informasi-informasi bakti kepolisian, prestasi kepolisian, serta kinerja kepolisian.
Platform ini juga diharapkan dapat menjadi sarana komunikasi audio visual dengan masyarakat melalui narasi, konten, dan tagline, ‘polisi untuk masyarakat’ yang dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
“Policetube diharapkan dapat menjadi platform digital video share yang mendukung transformasi digital institusi Polri dalam rangka publikasi dan diseminasi informasi kinerja Polri kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Sandi menerangkan kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat sinergi antara Polri dengan sektor swasta, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital. Hal ini penting guna mendukung pelaksanaan tugas Polri yang presisi dan berorientasi pada modernisasi.
“Diharapkan kolaborasi ini dapat melahirkan berbagai inovasi dan solusi digital yang mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik, serta mendorong transparansi kinerja kepolisian, demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih optimal,” jelasnya.
Ketua Komisi III DPR : Polri Berhasil Berperan Sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelindung Masyarakat
Jakarta-Ketua Komisi III DPR RI, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H., menuturkan Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga berperan besar sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 30 UUD 1945. Peran ini terbukti nyata dalam berbagai momen krisis kebangsaan. Saat pandemi Covid-19, Polri tampil di garda depan bersama TNI dan tenaga kesehatan, menjalankan berbagai upaya penyelamatan masyarakat, mulai dari vaksinasi hingga pembagian sembako. Kini, di masa pemerintahan Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, Polri kembali memainkan peran penting dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, bahkan hingga tingkat Polsek.
“Tantangan ke depan tentu tetap besar, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Polri selalu paralel dengan ekspektasi masyarakat terhadap Polri sebagaimana saya sampaikan di awal. Dipuji tidak terbang, dicaci tidak tumbang. Semangat terus Institusi dan anggota Polri, lakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara. Jelas, Polri berhasil aktualisasikan peran pelayan rakyat. Selamat Hari Bhayangkara ke-79,” tutur Ketua Komisi III DPR RI, dalam keterangannya secara tertulis.
Kapolri Apresiasi Kepemimpinan Irjen Pol Sandi Nugroho Dalam Membangun Divisi Humas Yang Bersih dan Responsif
Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., yang dinilai berhasil membawa Divisi Humas Polri meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dalam Zona Integritas. Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Kapolri kepada Irjen Sandi dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri, yang digelar di Gedung Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (19/6).
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi di tubuh Divisi Humas Polri tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan perubahan kultural yang kuat menuju birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani. Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan bahwa keberhasilan meraih predikat WBK merupakan hasil nyata dari kerja keras dan integritas tinggi yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran Humas Polri di bawah kepemimpinan Irjen Sandi.
“Selamat kepada para Satuan Kerja yang telah mendapatkan predikat Zona Integritas WBK, WBBM, dan Pelayanan Prima. Ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadikan penghargaan ini sebagai pemicu semangat untuk terus meningkatkan kehadiran, kemudahan, dan kebermanfaatan Polri bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Kapolri dalam arahannya.
Divisi Humas Polri merupakan salah satu dari 22 satuan kerja (Satker) yang berhasil meraih predikat WBK tahun ini. Dalam momentum tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini, juga turut memberikan apresiasi atas capaian Polri dalam upaya reformasi birokrasi. Ia menekankan bahwa pencapaian tersebut harus dijaga dengan komitmen kuat terhadap integritas, transparansi, dan pelayanan publik yang berorientasi pada hasil.
“Keberhasilan meraih predikat WBK bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk terus menjaga dan meningkatkan standar integritas serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rini.
Di bawah komando Irjen Pol Sandi Nugroho, Divisi Humas Polri telah menunjukkan wajah baru kehumasan Polri yang lebih terbuka, cepat tanggap, dan humanis. Ia berhasil menanamkan budaya kerja profesional yang tidak hanya fokus pada penyampaian informasi, tetapi juga pada pengelolaan opini publik yang sehat serta penangkal penyebaran hoaks dan disinformasi di era digital.
Berbagai inovasi yang diluncurkan selama kepemimpinan Irjen Sandi, seperti peningkatan kapasitas personel humas di daerah, penguatan fungsi media monitoring, hingga pendekatan komunikasi publik berbasis data dan empati, menjadi fondasi kuat yang mengantarkan Divisi Humas meraih pengakuan nasional ini.
Kapolri secara khusus memuji konsistensi Irjen Sandi dalam menanamkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap lini kerja kehumasan. “Apa yang dicapai Divisi Humas Polri saat ini tidak terlepas dari peran kepemimpinan yang tegas, bersih, dan responsif. Saya harap pencapaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus berbenah dan memperkuat kepercayaan publik,” kata Jenderal Sigit.
Penghargaan Zona Integritas ini menjadi refleksi dari keberhasilan Divisi Humas Polri dalam menerapkan prinsip Polri Presisi — Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. Ke depan, diharapkan Divisi Humas Polri dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga citra institusi, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta menjawab setiap tantangan informasi secara cepat dan profesional.
Dengan pencapaian ini, Irjen Pol Sandi Nugroho kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun Humas Polri yang modern, terbuka, dan terpercaya. “Penghargaan ini adalah hasil kerja tim. Kami akan terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, dan memastikan bahwa Humas Polri hadir sebagai jembatan yang kuat antara Polri dan masyarakat,” ujar Irjen Sandi
Kapolri Berikan Penghargaan Pembangunan Zona Integritas WBK Kepada Divisi Humas Polri
Divisi Humas polri meraih penghargaan Pembangunan Zona Integritas dengan predikat WBK. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan langsung penghargaan itu kepada Kadivhumas Irjen Pol. Sandi Nugroho.
Penghargaan diberikan secara langsung dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri di Gedung Mutiara PTIK, Kamis (19/6/25). Selain Divisi humas Polri, terdapat 22 Satker lainnya yang juga mendapatkan penghargaan serupa.
“22 unit kerja menjadi predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) berdasarkan hasil evaluasi pembangunan zona integritas menuju WBK mandiri di lingkungan Polri tahun 2024,” bunyi poin kedua surat keputusan Kapolri.
Jenderal Sigit menerangkan, penghargaan ini harus menjadi pemicu untuk terus menjaga integritas dan loyalitas pengabdian kepada masyarakat. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat pun diharapkan terus ditingkatkan.
“Selamat kepada para Satker yang telah mendapatkan predikat WBK. Terus tingkatkan kehadiran, berikan kemudahan, serta berorientasi pada kepentingan dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” jelas Kapolri.
Di sisi lain, Irjen Pol. Sandi Nugroho menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih. Ia menyebut, prestasi ini adalah hasil dari kerja sama jajaran Divisi Humas Polri yang selalu bertekad memberikan pelayanan terbaik kepada media dan masyarakat dan merupakan Kado Terindah dari Bapak Kapolri Jelang Puncak Hari Bhayangkara Ke-79.
“Kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penghargaan ini juga tidak menjadikan kami berpuas diri dan akan terus berinovasi untuk menjadikan Polri Presisi untuk masyarakat,” ungkap Irjen Pol. Sandi.
JAKARTA, BUSERJATIM.COM – Divisi Humas Polri menerima penghargaan Zona Integritas dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., kepada Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri di Gedung Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (19/6).
Selain Divisi Humas, sebanyak 21 Satuan Kerja (Satker) Polri lainnya juga menerima penghargaan serupa.
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini mengapresiasi capaian tersebut dan menegaskan bahwa pentingnya transformasi birokrasi di tubuh Polri.
Sementara itu, Kapolri menegaskan bahwa penghargaan ini harus menjadi semangat untuk terus meningkatkan integritas dan pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Selamat kepada para Satker yang telah mendapatkan predikat Zona Integritas WBK, WBBM dan Pelayanan Prima. Terus tingkatkan kehadiran, berikan kemudahan, serta berorientasi pada kepentingan dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Kapolri.
*Jaga Privasi Anak di Dunia Digital, Kadiv Humas Polri Ingatkan Bijak Bermedsos*
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan pentingnya peran orang tua dan wali dalam menjaga privasi anak di era digital. Menurutnya, media sosial memang menjadi ruang berbagi momen, namun tetap ada batasan yang harus dijaga, terutama jika menyangkut anak-anak. “Media sosial memang jadi tempat berbagi momen, tapi ada batasan yang harus kita jaga terutama saat mengenai anak. Ingat, jejak digital bisa bertahan lama. Yuk, jadi orang tua atau wali yang bijak dalam melindungi privasi dan keamanan anak di ruang digital,” ujar Irjen Sandi dalam keterangannya, Selasa (10/6/2025).
Irjen Sandi menekankan bahwa konten yang menampilkan wajah, nama lengkap, lokasi, atau aktivitas pribadi anak dapat menjadi potensi risiko apabila disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa dunia digital memiliki daya sebar yang sangat cepat dan tak terbatas.
“Kita perlu meningkatkan kesadaran bahwa apa yang kita unggah hari ini, bisa berdampak dalam jangka panjang terhadap masa depan anak-anak kita,” tambahnya. Polri terus mengkampanyekan literasi digital kepada masyarakat melalui berbagai platform, termasuk sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah dan komunitas orang tua. Kampanye ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak dan remaja Indonesia. Selain itu, terdapat regulasi yang melarang penyebaran data pribadi tanpa izin, termasuk data anak. Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) mengatur sanksi bagi pelanggar, termasuk orang tua yang ceroboh dalam membagikan informasi anak di ruang publik digital. Dengan adanya imbauan ini, Polri berharap masyarakat, khususnya orang tua dan wali, semakin sadar akan pentingnya menjaga batas privasi anak. Orang tua diharapkan menjadi garda terdepan dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan ramah anak. Irjen Sandi juga mengajak media dan para influencer untuk turut berperan aktif dalam menyuarakan pentingnya perlindungan anak di dunia maya. “Perlindungan anak bukan hanya tugas keluarga, tapi tanggung jawab bersama. Mari kita jaga generasi masa depan dari bahaya yang tak terlihat di balik layar,” tutupnya.